BAHAN UNTUK PEMBUATAN MUKENAH – BAGIAN 1

Mukena yang nyaman dan bersih tentunya menjadi kunci utama dalam beribadah. Jika panas dan tak menyerap keringat bisa jadi hal ini membuat ibadah terganggu. Beberapa bahan mukena yang nyaman, juga banyak dan mudah ditemukan di pasaran. Kira-kira, bahan mukena seperti apa yang cocok untukmu? Yukk, simak penjelasannya di bawah ini ….

Gambar : Mukenah Katun Lokal
Sumber : www.google.com

Bahan katun biasa adalah jenis katun standar yang banyak dijual di pasaran. Peminatnya beragam, dari produsen mukena, daster, baju dst. Harganya cenderung lebih murah jika dibanding jenis katun lain. Adapun karakter bahan katun biasa untuk mukena antara lain : memiliki banyak motif (polos, garis, bunga, kotak dst), memiliki daya serap yang cukup baik, harga terjangkau, dan mudah didapat

Katun lokal merupakan kain hasil produksi dalam negeri sehingga tidak perlu impor. Dampaknya biaya produksi menjadi ringan dan harga kain di pasaran murah.

Katun Ima

Gambar : Mukenah Katun Ima
Sumber : www.google.com

Katun ima merupakan katun jepang versi polos dengan garis serat yang sedikit lebih jelas. Benang benangnya pun juga rapi, tidak terburai. Selain untuk mukenah, katun ima biasa digunakan untuk hijab.

Katun Jepang

Gambar : Mukenah Katun Jepang
Sumber : www.google.com

Jenis bahan mukena dari katun jepang mempunyai banyak motif dan tidak luntur meskipun dicuci berkali kali. Katun jepang, sesuai namanya berasal dari negeri Jepang. Dalam kelas kain katun, kain ini menduduki posisi tinggi. Ini didukung dengan bahannya yang 100% katun sehingga membuatnya dingin saat dipakai.

Katun Paris

Gambar : Mukenah Katun Paris
Sumber : www.google.com

Setelah bahan katun jepang, adapula jenis katun yang disebut katun paris. Katun paris lebih tipis jika dibanding katun jepang namun karakteristik lainnya hampir sama dengan katun jepang.

Katun Rayon (Katun Shantung/ Rayon Viscose)

Gambar : Mukenah Katun Rayon
Sumber : www.google.com

Sesuai dengan namanya, katun rayon merupakan kain yang berasal dari campuran serat katun dan serat rayon. Jika dikenakan, kain jenis ini terasa dingin di kulit. Penampakannya mirip dengan bahan kaos, namun tidak melar. Mukena katun rayon paling banyak ditemui di pasaran dan paling cocok untuk penggunaan sehari hari. Contoh mukena rayon adalah mukena bali yang beragam corak, jatuh, dan nyaman.

Katun Silk

Gambar : Mukenah Katun Silk
Sumber : www.google.com

Jenis bahan mukena selanjutnya adalah katun silk. Katun silk merupakan kain katun yang dicampur sutra sehingga mempunyai efek kilap. Untuk harga tentu tidaklah semahal sutra asli. Mukena dari katun silk cocok digunakan untuk sehari-hari karena nyaman dipakai, dingin dan mudah diatur.

Katun Toyobo

Gambar : Mukenah Katun Toyobo
Sumber : www.google.com

Katun toyobo akhir-akhir ini menjadi tren untuk bahan beberapa brand fashion muslim. Katun toyobo masih satu kelompok dengan katun jepang. Keduanya juga berasal dari negeri yang sama. Toyobo dikenal sebagai kain yang tidak panas, berserat rapat dan kuat.

Katun Korea / CVC

Gambar : Mukenah Katun Korea
Sumber : www.google.com

Jenis bahan mukena dari turunan katun yang selanjutnya adalah katun CVC. CVC merupakan jenis kain yang berasal dari 60-75% katun dan sisanya serat viscose. Adapun beberapa sifat mukena dari bahan CVC adalah: nyaman, lembut dan dingin, tidak mudah kusut, dan tingkat penyusutan rendah.

Nah, sudah tau kan beberapa jenis katun yang bagus untuk bahan mukenah. Selamat mencoba …..



LEAVE A COMMENT