MACAM KAMPUH PADA BUSANA

Kampuh? Apa itu kampuh, Pasti kalian penasaran, kan? Berikut ini penjelasan mengenai tentang kampuh, guys

Kampuh merupakan jarak antara garis pola/jahitan dan tepi potongan kain. Lebar kampuh pada tiap produk tidak sama namun disesuaikan dengan kebutuhannya. Lebar kampuh standar yang disarankan sebesar 5/8″= 1,5 cm. dalam teknik jahit menjahit, pemakaian kampuh disesuaikan dengan kegunaannya. Adapun macam-macam kampuh, antara lain :

Kampuh Buka
Kampuh buka yaitu kampuh yang tiras sambungannya terbuka/di buka. Ciri khas dari kampuh buka dapat dilihat pada bagian sambungannya yang terbuka, lalu kampuh di press dengan setrika. Cara membuatnya dengan menyatukan 2 lembar potongan kain lalu dijahit mesin, tepat pada garis pola. Penyelesaian tepi kampuh buka dapat diselesaikan dengan beberapa cara yaitu: dengan setikan mesin jahit, obras, atau dengan rompok / dijahit dengan kain serong,

Gambar : Macam kampuh

Sumber : www.google.com

Kampuh Balik

Jenis kampuh ini banyak digunakan untuk menjahit kebaya dengan bahan yang tembus terang. Selain digunakan untuk menjahit kebaya dapat pula digunakan pada pakaian pesta yang terbuat dari bahan halus.

Gambar : Kampuh balik
Sumber : www.google.com

Kampuh Pipih

Kampuh pipih yaitu kampuh yang mempunyai bekas jahitan pada satu sisi sebanyak dua setikan, dan sisi yang sebelahnya hanya satu setikan Dinamakan kampuh pipih karena bentuk kampuh dipipihkan. Ciri kampuh pipih yaitu terdapat 2 jahitan mesin.

Gambar : Kampuh pipih
Sumber : www.google.com

Kampuh Sarung

Kampuh sarung adalah kampuh yang tampak dari kedua sisinya. Motif bahan sarung biasanya berbentuk kotak-kotak, bergaris dan polos. Motif kotak-kotak ini bila disatukan harus bertemu satu dan lainnya. Dengan menerapkan kampuh sarung maka cara menjahit akan lebih tepat. 

Gambar : Kampuh sarung
Sumber : www.google.com

Sudah tau kan, macam-macam kampuh yang biasanya dipakai dalam menjahit busana. Selamat mencoba…



LEAVE A COMMENT